Gallery
Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Friday, January 7, 2011

Sejarah Mega Proyek Kapal Es 'Habbakuk'

Setelah tenggelamnya RMS Titanic tahun 1912, Patroli Laut International mencoba menghancurkan gunung gunung es apung dengan senjata berat dan bom, namun segala usaha mereka gagal total. Tidak satupun gunung es tenggelam.
Saat itu para petinggi Militer bingung, apa yang mau mereka gunakan untuk mengamankan jalur pelayaran dari gunung gunung es mengapung ini. Tapi seorang pria bernama Mr. Geoffrey Pyke berpikir dengan cara unik, ia berpendapat gunung es tidak dapat di tenggelamkan dan ini merupakan materi bagus untuk membuat sebuah kapal induk dengan landasan pacu pesawat pengebom di atasnya. Sebuah ide brilian namun ekstrim hingga kini.

Prototipe Pertama


Tahun 1943, berlokasi di danau Patricia, Jasper Kanada. Di bangun sebuah tongkang sebagai uji coba. Para tawanan perang digunakan sebagai pekerja saat itu, mereka membuat sebuah tongkang, panjang 18.2 meter lebar 9.1 meter dan draft (dalam) 6 meter.

Konferensi Quebec 1943


Penemuan ini di bawa ke Konferensi Quebec pada 17 Agustus 1943 di Kota Quebec . Dua belas inchi kubus Pykrete di tunjukan kepada semua peserta pertemuan, lalu diuji. Kubus Pykrete di tembak dua kali,satu peluru memantul dan mengenai kaki Laksamana Amerika.Mereka juga menguji dengan tebasan parang, Pykrete terbukti ampuh. Esoknya Presiden Roosevelt memerintahkan Angkatan Laut Amerika Serikat untuk berpartisipasi dalam membangun bidang es raksasa di Corner Brook, Nfld. 


Disain HMS Habbakuk berukuran panjang 609.6 meter, 91.44 meter lebar dan draft (dalam) 70 meter.Di dorong oleh dua puluh enam motor dengan kecepatan 7 knot, bertenaga 33.000 HP (Tenaga Kuda) atau sekitar 25.000 KW dengan bobot mati sebesar 2.2juta ton.

Selanjutnya Para arsitek perkapalan membangun 3 versi alternatif dari konsep asal Pyke.

1-Habbakuk I dibuat dengan campuran materi kayu. (dibatalkan pembuatannya)
2-Habbakuk II dibuat mendekati disain yang diinginkan COHQ, berukuran sangat besar, bergerak lambat dan memiliki motor penggerak, bahan utama campuran Pykrete dan penguat baja.
3-Habbakuk III dibuat lebih kecil, mampu bergerak lebih cepat dari versi habbakuk II.

Habbakuk Berakhir


Pada tanggal 16 Desember 1943, angkatan laut Amerika Serikat menghentikan proyek. Alasan utamanya adalah, sekutu mulai meraih kemenangan dalam Pertempuran Atlantik. Lagi pula diketahui bahwa waktu yang dibutuhkan untuk membangun Habbakuk sama dengan waktu yang dibutuhkan untuk membangun Kapal Induk baja Konvensional. Faktanya, jika U-Boat Jerman menang di perang ini, maka Habbakuk mungkin akan berlayar le laut Atlantik Utara.
Setelah perang berakhir, Mr Pyke dikatakan masih mengusulkan ide ini,tetapi tidak seorangpun yang mau menanggapi. Pada suatu malam musim dingin bulan Februari 1948, ia menelan sebotol pil tidur di kamar kost-nya London dan di temukan meninggal.
Nah , jika ada yang mengatakan Kapal Es adalah mitos belaka, saya sarankan kalian pergi menyelam di Danau Patricia, Jasper Kanada. Sebab prototipe pertama The Ice Ship masih ada kedalaman 12-30 meter di dasar danau, masih menjadi tujuan menarik para penyelam pro saat ini.Selamat bertualang.


Lord Mountbatten Project Habakkuk members.shaw.ca Miniatur

source: http://www.membuka-jendela-dunia.co.cc/2010/08/hotproyek-habbakuk-kapal-espict.html

Thursday, January 6, 2011

Kumpulan Mouse Paling Mahal di Dunia

siapa yang ga kenal mouse, sekarang ini! piranti tambahan untuk pelengkap komputer anda, eitss itu dulu. Tapi sekarang muncul dengan berbagai macam desain yang berfungsi tidak hanya untuk pelengkap desktop tapi untuk tambahan kaum sosialis dan borjuis, hehehe..
Ini dia top 10 mouse dengan tambahan permata dan lapisan emas didalamnya, langsung aja dah : 

1. Mouse dari kulit ular phyton dan tambahan lapisan emas.

2. Mouse dengan tampilan mirip matahari, harganya $19.720,
 


3. Blue Sapphire Mouse
  

4. Mouse dari kulit buaya disertai lapisan emas dan batu sapphire
 

5. VIP mouse dari batu permata
  

6. Black diamonds logitech mouse
  


7. USB mouse berlapiskan emas putih
  


8. Mouse mirip bentuk emas batangan, tapi emang ada emasnya loh
  


9. Gigabyte wireless mouse
  


10. Logitech air 3d mouse include a diamond ring and a jewel micro flash stick
  


Sumber : http://fadlyfauzy.blogspot.com/2010/12/kolam-renang-aneh-orang-bisa-masuk.html

Tuesday, December 21, 2010

Golden Jets, Bukti Teknologi Pesawat Terbang Peradaban Inca Kuno

Selama ini, berbagai artifak-artifak misterius telah ditemukan di berbagai belahan dunia dengan bentuk dan fungsi yang masih diperdebatkan. Salah satunya adalah artifak yang diduga berbentuk mirip pesawat yang ditemukan di Mesir, yaitu Saqqara Bird.
 
Meskipun telah diteliti dan secara desain Saqqara bird tidak mampu untuk terbang jauh, namun desainnya yang mengacu kepada desain pesawat modern telah menimbulkan berbagai spekulasi mengenai asal usul artifak ini.
 
 
Lalu,apakah artifak serupa hanya ditemukan pada peradaban Mesir kuno? Ternyata tidak, peradaban Prekolombia yang pernah eksis ribuan tahun yang lalu ini juga memiliki artifak dengan bentuk serupa.

Entah apa yang terjadi pada masa lampau sehingga berbagai artifak misterius ditemukan dengan fungsi yang tidak jelas, dan salah satunya adalah artifak ini.
Sebuah artifak berupa perhiasan emas ditemukan di sebuah tempat di wilayah Amerika Tengah dan Selatan, sayang tidak ada keterangan pasti dimana lokasinya. Artifak tersebut terbuat dari emas, dan diperkirakan telah berumur lebih dari 1000 tahun, karena peneliti tidak dapat memastikan kapan artifak tersebut dibuat.
Pada tahun 1954, Pemerintah Kolombia mengirimkan koleksi artifak emasnya kepada sejumlah museum di Amerika Serikat. Selama berada di Amerika, seorang pengusaha berlian terkaya di wilayah itu ingin membuat replikanya dan mencoba untuk mengungkap misteri yang tersembunyi dalam setiap artifak tersebut.
Salah satu artifak tersebut kemudian dikirimkan kepada seorang zoologist bernama Ivan T. Anderson untuk diteliti. Ketika melihat desain benda tersebut, Ivan teringat akan bentuk pesawat terbang, kemudian ia meminta pendapat dari seorang ahli aerodinamis pesawat terbang asal Aeronautical Institute of New York, Dr. Arthur Poyslee.
Dari hasil investigasinya, memang benda tersebut memiliki kemiripan dengan desain pesawat terbang modern, dan bentuk sayapnya tidak mirip dengan hewan manapun di dunia, namun belum dapat dipastikan apakah artifak tersebut menggambarkan desain pesawat terbang masa lampau, karena masih membutuhkan penelitian yang lebih jauh lagi.
Artifak yang berukuran kurang lebih 2 inchi tersebut diperkirakan berasal dari peradaban Sinu, Chimu, atau Mochica, yaitu peradaban Inca kuno yang eksis pada tahun 500 samapi 800 sebelum masehi.
Kembali pada desain benda ini, menurut Dr. Arthur, jika artifak ini adalah merepresentasikan hewan, maka penempatan bagian sayap dalam benda ini salah karena pusat gravitasinya tidak akan sesuai sehingga tidak memungkinkan untuk terbang.
Sebaliknya, konfigurasi sayap depan dan belakangnya sangat ideal untuk mesin jet berkecepatan tinggi seperti desain pesawat Concorde! meski hanya berupa gambaran saja.
Apakah peradaban masa lampau sudah memikirkan aspek aerodinamis segala, sampai-sampai pesawat concorde pun menggunakan desain serupa?


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhilx97-ZOCW1YNdApyZK0qhIcv9JVKVTpwD_MiXaPJwwTHKG9gkNLYijCoQckNsfE03u_P0A6d3X-GGXviDNgoE5IvRv-_Akmq0lsUBuDt2qkPWCyxrjEw0NzOLLWq_tlrubnvnaw3oUo/s1600/images.jpeg
Jika kita perhatikan, memang sekilas artifak tersebut berbentuk mirip dengan sejenis hewan, walaupun ekornya aneh. Para arkeolog menyebut artifak ini sebagai zoomorphic objects, yaitu benda yang berbentuk seperti hewan.
Tetapi, jika memang bentuknya mirip hewan, lalu, hewan apakah itu? Jika dilihat dari bentuk kepala, tubuh, serta bagian yang mirip dengan sayap, mungkin benda ini bentuknya mirip dengan sejenis ikan terbang, namun dengan bentuk ekor yang berbeda.
Bentuk ekornya memang sangat mirip dengan bentuk ekor pesawat terbang modern, coba bandingkan bentuk ekor benda ini dengan ekor pesawat terbang. Walaupun kelihatannya memaksa, tetapi pada bagian ekornya, juga terdapat tailplane yang biasanya terdapat pada pesawat modern.




Sementara itu, para peneliti yang lain masih sibuk dengan cara kerja dan aspek aerodinamis pada artifak ini. Mereka berpendapat jika benar artifak ini adalah sebuah rancangan pesawat terbang, maka benda ini tidak akan bisa terbang karena desainnya yang tidak memungkinkan.
Namun, mereka menemukan sesuatu dalam artifak ini. Pada bagian kepala dan tubuhnya, terdapat celah misterius yang belum diketahui fungsinya. Beberapa peneliti berpendapat jika celah tersebut adalah mekanisme dari banda ini agar bisa terbang, dan inilah mekanisme yang mereka maksud.
Anggaplah jika para peneliti itu benar, dengan mekanisme seperti itu, apakah benda ini bisa terbang?

Enam artifak serupa juga dipajang di Chicago Field Museum of Natural History. Sedangkan, dua artifak lain disimpan di Smithsonian Museum of Natural History dan Museum of Primitive Art in New York City.
Artifak yang tersimpan dalam Museum Chicago dikatakan memiliki desain yang lebih detail dibandingkan dengan artifak yang lain.


Sementara itu, Ivan sangat yakin jika artifak-artifak tersebut adalah bukti nyata tentang kemajuan peradaban modern. Seperti yang ia katakan,
“The concrete evidence that the ancients knew of flight was forced upon us only a few years ago. Now we have to explain it. And when we do we will have to rearrange a great many of our concepts of ancient history.”
Terlihat ia sangat yakin jika artifak tersebut adalah bukti bahwa desain pesawat terbang modern telah ditemukan sejak ribuan tahun yang lalu.

Tetapi, tentu saja banyak yang meragukan statement Ivan itu. Mereka yang tidak setuju dengan pendapat Ivan, mengatakan jika mereka (Ivan cs.) terlalu cepat menyimpulkn bahwa artifak tersebut adalah desain pesawat terbang modern tanpa dilakukan penelitian lebih lanjut.
Teori tanpa pembuktian memang tidak lebih dari "omong kosong" belaka. Berbeda dengan Saqqara Bird yang telah diteliti dan sampai dibuat replikanya oleh ahli desain glider bernama Martin Greorie, Artifak Inca yang tidak bernama ini belum juga dibuktikan kebenarannya jika memang benda tersebut adalah sebuah pesawat terbang kuno.

Selain itu, tidak menutup kemungkinan jika artifak tersebut tidak lebih dari sebuah perhiasan masa lampau jika dilihat dari sisi artistiknya. Coba deh perhatikan dengan seksama, pasti kita akan melihat ukiran-ukiran pada bagian sayap, kepala,dan ekor benda ini.

Sumber :
vahn-saryu1.blogspot.com

Wednesday, December 15, 2010

Kriotherapy, Teknik Penyembuhan Cidera Dengan Suhu Minus 140 Derajat Celcius

Dikutip dari wikipedia, Kriotherapy atau Cryotherapy adalah penggunaan lokal atau umum suhu rendah dalam terapi medis atau pemindahan panas dari bagian tubuh. Dan uniknya, suhu yang dipakai bisa sampai minus 140°C, kebayang kan dinginnya seperti apa?


Metode ini ditemukan oleh Toshiro Yamauchi pada tahun 1978, dan di dataran Inggris, fasilitasnya hanya tersedia di pusat kesehatan Champneys, Hertfordshire. Tempat ini adalah langganan bagi pemain Tottenham Hotspur untuk mengobati cidera pemainnya. Hotspur adalah Tim Liga Premier Inggris.
Dengan sejarah panjang pemain-pemain yang rentan cedera, pihak Spurs selalu mencari solusi yang paling mutakhir untuk membantu memastikan bahwa pemain-pemain kunci mereka tidak terlalu lama berada di kamar medis. Jalur Kriotherapy pun menjadi pilihan mereka.


 

Prosesnya sederhana, dengan memakai atribut penutup badan yang relatif minim, para pemain Spurs diboyong ke ruangan kecil dengan suhu -140°C selama 3 menit.

Kepala Krioterapi Champneys, Renata Zejer memberikan sdikit penjelasan tentang metode yang digunakan, "Aku lebih suka bila pasien yang cedera dibawa ke sini secepat mungkin. Dengan ankle yang terkilir misalnya, peredaran darah lebih cepat setelah cedera baru terjadi, sehingga darah bisa mengalir lebih cepat dan lebih dalam ke organ-organ tubuh."

"Metode ini memanfaatkan mekanisme keamanan dalam tubuh. Saat Anda masuk ke ruang es Krioterapi, hawa dingin merangsang reseptor di kulit, yang kemudian mengirimkan sinyal ke otak untuk mengarahkan sistem-sistem dalam tubuh yang lain untuk menghangatkan diri."
"Saat Anda keluar, (dan ini tergantung level kebugaran) urat nadi terbuka 3-4 kali lebih besar, dan peredaran darah lebih cepat, sehingga lebih banyak oksigen yang dibawa ke bagian tubuh yang cedera. Anda akan merasa lebih bertenaga untuk berlatih."


Dr Sam Erith, kepala ilmu olahraga di Spurs menekankan manfaat Krioterapi pada akselerasi proses pemulihan pemain-pemain Spurs, "Krioterapi membuat Anda bisa berlatih lebih banyak, lebih cepat fit. Pemain-pemain yang sedang rehabilitasi bisa dengan cepat kembali berlatih tiga kali sehari seperti biasanya."

Sumber :
www.kaskus.us

Pionen, Tempat Penyimpanan Data Tercanggih Di Dunia

Data center bawah tanah ini memiliki rumah kaca, air terjun, mesin kapal selam Jerman, sinar matahari artifisial dan dapat bertahan dari serangan bom hidrogen mirip seperti tempat persembuyian musuh James Bond.
 
http://i.i.com.com/cnwk.1d/i/tim/2010/12/10/image7138051x.jpg
 
Data center ini benar-benar ada, dibuat oleh salah satu ISP terbesar Swedia yang terletak dalam bunker nuklir yang dibangun di bawah Stockholm, terpisahkan dari dunia luar oleh pintu setebal 40 cm. 
 
 
 
 

Beberapa fakta menarik tentang data center ini :

1. Pada awalnya merupakan sebuah bunker nuklir yang digunakan dalam masa perang dingin. Saat itu bunker ini diberi kode nama Pionen White Mountains.
 
2. Terletak 30 meter di bawah lapisan granit yang berada tepat di bawah Stockholm, Pionen memiliki luas 1.110 meter persegi.
 
3. Pionen dirombak total menjadi data center mutakhir di tahun 2007-2008. Saat pembangungn mereka harus meledakkan batu sebanyak lebih dari 4.000 meter kubik untuk membuat ruang.
 
4. Pionen dirancang untuk dapat bertahan dari serangan bom hidrogen.
atap granit.
 
 
5. Pionen berisikan NOC yang mengontrol lima dari data center yang dimiliki Bahnhof, salah satu ISP terbesar di Swedia. Fasilitas tersebut juga berfungsi sebagai tempat hosting colocation jadi apabila ingin, Anda dapat menempatkan server Anda di situ (saya yakin harganya tidak murah).
 
6. Listrik cadangan dihasilkan oleh dua mesin diesel Maybach yang biasanya dipakai di kapal selam Jerman, mampu memproduksi daya sebesar 1,5 Megawatt.
 
 
7. Akses internet dengan redudansi tiga lapis, jaringan itu terbuat dari serat optik melalui tiga jalur yang berbeda di bawah gunung. Pionen merupakan salah satu tempat dengan koneksi internet terbaik di Eropa Utara.
 
8. Lingkungan kerja Pionen dilengkapi dengan rumah kaca, air terjun, akuarium air asin sebesar 2.600 liter dan sinar matahari buatan untuk menjaga kenyamanan karyawan.
 
9. 15 karyawan senior bekerja full time di Pionen
 
  
 
 
http://i.i.com.com/cnwk.1d/i/tim/2010/12/10/image7137845x.jpg
Sumber :
www.kaskus.us

Monday, December 13, 2010

Melihat Cara Membuat Prosesor Mulai dari Awal

Pasir, seperempat bagiannya terbentuk dari silikon, yakni unsur kimia yang paling berlimpah di muka bumi ini setelah oksigen. Pasir (terutama quartz), mempunyai persentase silikon yang tinggi di dalam bentuk Silicon Dioxide (SiO2) dan pasir merupakan bahan pokok untuk memproduksi semiconductor.



Setelah memperoleh mentahan dari pasir dan memisahkan silikonnya, materiil yang kelebihan dibuang. Lalu, silikon dimurnikan secara bertahap hingga mencapai kualitas 'semiconductor manufacturing quality', atau biasa disebut 'electronic grade silicon'. Pemurnian ini menghasilkan sesuatu yang sangat dahsyat dimana 'electronic grade silicon' hanya boleh memiliki satu 'alien atom' di tiap satu milyar atom silikon. Setelah tahap pemurnian silikon selesai, silikon memasuki fase peleburan. Dari gambar di atas, kita bisa melihat bagaimana kristal yang berukuran besar muncul dari silikon yang dileburkan. Hasilnya adalah kristal tunggal yang disebut 'Ingot'.



Kristal tunggal 'Ingot' ini terbentuk dari 'electronic grade silicon'. Besar satu buah 'Ingot' kira-kira 100 Kilogram atau 220 pounds, dan memiliki tingkat kemurnian silikon hingga 99,9999 persen.




Setelah itu, 'Ingot' memasuki tahap pengirisan. 'Ingot' di iris tipis hingga menghasilkan 'silicon discs', yang disebut dengan 'Wafers'. Beberapa 'Ingot' dapat berdiri hingga 5 kaki. 'Ingot' juga memiliki ukuran diameter yang berbeda tergantung seberapa besar ukuran 'Wafers' yang diperlukan. CPU jaman sekarang biasanya membutuhkan 'Wafers' dengan ukuran 300 mm.




Setelah diiris, 'Wafers' dipoles hingga benar-benar mulus sempurna, permukaannya menjadi seperti cermin yang sangat-sangat halus. Kenyataannya, Intel tidak memproduksi sendiri 'Ingots' dan 'Wafers', melainkan Intel membelinya dari perusahaan 'third-party'. Processor Intel dengan teknologi 45nm, menggunakan 'Wafers' dengan ukuran 300mm (12 inch), sedangkan saat pertama kali Intel membuat Chip, Intel menggunakan 'Wafers' dengan ukuran 50mm (2 inch).




Cairan biru seperti yang terlihat pada gambar di atas, adalah 'Photo Resist' seperti yang digunakan pada 'Film' pada fotografi. 'Wafers' diputar dalam tahap ini supaya lapisannya dapat merata halus dan tipis.




Di dalam fase ini, 'Photo Resist' disinari cahaya 'Ultra Violet'. Reaksi kimia yang terjadi dalam proses ini mirip dengan 'Film' kamera yang terjadi pada saat kita menekan shutter (Jepret!).


Daerah paling kuat atau tahan di 'Wafer' menjadi fleksibel dan rapuh akibat efek dari sinar 'Ultra Violet'. Pencahayaan menjadi berhasil dengan menggunakan pelindung yang berfungsi seperti stensil. Saat disinari sinar 'Ultra Violet', lapisan pelindung membuat pola sirkuit. Di dalam pembuatan Processor, sangat penting dan utama untuk mengulangi proses ini berulang-ulang hingga lapisan-lapisannya berada di atas lapisan bawahnya, begitu seterusnya.


Lensa di tengah berfungsi untuk mengecilkan cahaya menjadi sebuah fokus yang berukuran kecil.




Dari gambar di atas, kita dapat gambaran bagaimana jika satu buah 'Transistor' kita lihat dengan mata telanjang. Transistor berfungsi seperti saklar, mengendalikan aliran arus listrik di dalam 'Chip' komputer. Peneliti Intel telah mengembangkan transistor menjadi sangat kecil sehingga sekitar 30 juta 'Transistor' dapat menancap di ujung 'Pin'.




Setelah disinari sinar 'Ultra Violet', bidang 'Photo Resist' benar-benar hancur lebur. Gambar di atas menampakan pola 'Photo Resist' yang tercipta dari lapisan pelindung. Pola ini merupakan awal dari 'transistors', 'interconnects', dan hal yang berhubungan dengan listrik berawal dari sini.




Meskipun bidangnya hancur, lapisan 'Photo Resist' masih melindungi materiil 'Wafer' sehingga tidak akan tersketsa. Bagian yang tidak terlindungi akan disketsa dengan bahan kimia.




Setelah tersketsa, lapisan 'Photo Resist' diangkat dan bentuk yang diinginkan menjadi tampak.




'Photo Resist' kembali digunakan dan disinari dengan sinar 'Ultra Violet'. 'Photo Resist' yang tersinari kemudian dicuci dahulu sebelum melangkah ke tahap selanjutnya, proses pencucian ini dinamakan 'Ion Doping', proses dimana partikel ion ditabrakan ke 'Wafer', sehingga sifat kimia silikon dirubah, agar CPU dapat mengkontrol arus listrik.




Melalui proses yang dinamakan 'Ion Implantation' (bagian dari proses Ion Doping) daerah silikon pada 'Wafers' ditembak oleh ion. Ion ditanamkan di silikon supaya merubah daya antar silikon dengan listrik. Ion didorong ke permukaan 'Wafer' dengan kecepatan tinggi. Medan listrik melajukan ion dengan kecepatan lebih dari 300,000 Km/jam (sekitar 185,000 mph)




Setelah ion ditanamkan, 'Photo Resist' diangkat, dan materiil yang bewarna hijau pada gambar sekarang sudah tertanam 'Alien Atoms'




Transistor ini sudah hampir selesai. Tiga lubang telah tersketsa di lapisan isolasi (warna ungu kemerahan) yang berada di atas transistor. Tiga lubang ini akan diisi dengan tembaga, yang berfungsi untuk menghubungkan transistor ini dengan transistor lain.





'Wafers' memasuki tahap 'copper sulphate solution' pada tingkat ini. Ion tembaga disimpan ke dalam transistor melalui proses yang dinamakan 'Electroplating'. Ion tembaga berjalan dari terminal positif (anode) menuju terminal negatif (cathode).





Ion tembaga telah menjadi lapisan tipis di permukaan 'Wafers'.





Materiil yang kelebihan dihaluskan, meninggalkan lapisan tembaga yang sangat tipis.





Nah udah mulai ribet. Banyak lapisan logam dibuat untuk saling menghubungkan bermacam-macam transistors. Bagaimana rangkaian hubungan ini disambungkan, itu ditentukan oleh teknik arsitektur dan desain tim yang mengembangkan kemampuan masing-masing processor. Dimana chip komputer terlihat sangat datar, sebenarnya memiliki lebih dari 20 lapisan untuk membuat sirkuit yang kompleks. Jika kamu melihat dengan kaca pembesar, kamu akan melihat jaringan bentuk sirkuit yang rumit, dan transistors yang terlihat futuristik, 'Multi-Layered Highway System'.





Ini hanya contoh super kecil dari 'Wafer' yang akan melalui tahap test kemampuan pertama. Di tahapan ini, sebuah pola test dikirimkan ke tiap-tiap chip, lalu respon dari chip akan dimonitor dan dibandingkan dengan 'The Right Answer'.





Setelah hasil test menunjukan bahwa 'Wafer' lulus, 'Wafer' dipotong menjadi sebuah bagian yang disebut 'Dies'. Coba juragan lihat, proses yang bener-bener ribet tadi ternyata hasilnya kecil doank. Pada gambar paling kiri itu ada 6 kelompok 'Wafer', pada gambar kanannya udah berapa 'Wafer' tuh !?!?





'Dies' yang lulus test, akan diikutkan ke tahap selanjutnya yaitu 'Packaging'. 'Dies' yang tidak lulus, dibuang dengan percumanya T_T. Ada hal yang lucu beberapa tahun lalu, Intel membuat kunci dari 'Dies' yang tidak lulus ini ^^. Ada EBAYnya lho, ayo juragan yang tertarik beli, soalnya tinggal 4..





Ini adalah gambar satu 'Die', yang tadinya dipotong pada proses sebelumnya. 'Die' pada gambar ini adalah 'Die' dari Intel Core i7 Processor.





Lapisan bawah, 'Die', dan 'Heatspreader' dipasang bersama untuk membentuk 'Processor'. Lapisan hijau yang bawah, digunakan untuk membentuk listrik dan 'Mechanical Interface' untuk Processor supaya dapat berinteraksi dengan sistem PC. 'Heatspreader' adalah 'Thermal Interface' dimana solusi pendinginan diterapkan, sehingga Processor dapat tetap dingin dalam beroperasi.





'Microprocessor' adalah produk terkompleks di dunia ini. Faktanya, untuk membuatnya memerlukan ratusan tahap dan yang kita uraikan sebelumnya hanyalah yang penting saja.





Selama tes terakhir untuk Processor, Processor di tes karakteristiknya, seperti penggunaan daya dan frekwensi maksimumnya.





Berdasarkan hasil test sebelumnya, Processor dikelompokan dengan Processor yang memiliki kemampuan sama. Proses ini dinamakan dengan 'Binning', 'Binning' ditentukan dari frekwensi maksimum Processor, kemudian tumpukan Processor dibagi dan dijual sesuai dengan spesifikasi stabilnya.





Prosessor yang sudah dikemas dan dites, pergi menuju pabrik (misalnya dipake Toshiba buat laptopnya) atau dijual eceran (misalnya di toko komputer)

source: http://dedongkot-kotel.blogspot.com/2010/12/mengintip-proses-pembuatan-prosesor.html